Baut pemasangan toilet, yang juga dikenal sebagai baut closet, merupakan komponen penting yang dirancang untuk mengikat dasar toilet ke flensa lantai dengan kuat, memastikan stabilitas serta mencegah pergerakan atau kebocoran. Baut-baut ini biasanya terbuat dari bahan tahan lama seperti kuningan, baja stainless, atau baja berlapis plastik agar tahan terhadap korosi akibat air dan bahan kimia pembersih. Desain standarnya mencakup batang berulir dengan ulir kasar untuk memudahkan pemasangan ke flensa, serta adanya rib atau bahu internal untuk mencegah rotasi saat dikencangkan. Pemasangan yang benar melibatkan penjajaran toilet di atas flensa, memasukkan baut melalui lubang dasar, dan menggunakan washer serta mur untuk memberikan tekanan merata tanpa terlalu kencang, karena dapat menyebabkan retak pada porselen. Penting untuk memilih panjang baut yang tepat—biasanya antara 2,5 hingga 3 inci—berdasarkan model toilet dan ketebalan lantai, serta mempertimbangkan flensa offset untuk pemasangan yang tidak konvensional. Masalah umum seperti karat atau patah dapat diminimalkan dengan memilih baut berkualitas tinggi dan secara berkala memeriksa tingkat kekencangannya. Baut-baut ini memainkan peran penting dalam menjaga integritas toilet, berkontribusi pada lingkungan kamar mandi yang bebas kebocoran dan aman, serta kompatibel dengan berbagai jenis lantai, termasuk keramik dan beton.